Search Suggestions
Loading...
{{ item.text }}
Search History
{{ tmpObj[key].text }}
Pengaruh kinerja environmental, social, and governance (ESG) terhadap kendala keuangan pada perusahaan terbuka di bursa efek indonesia periode 2019-2023 : peran mediasi kepemilikan investor institusional
Description
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap kendala keuangan pada perusahaan terbuka non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023, serta mengetahui peran kepemilikan investor institusional sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut. ESG merupakan kerangka penilaian keberlanjutan yang semakin menjadi perhatian global, terutama di tengah meningkatnya urgensi keberlanjutan dan tata kelola yang baik dalam bisnis. Di Indonesia, isu ESG juga semakin diperhatikan
setelah diterapkannya regulasi seperti POJK No. 51/2017 dan meningkatnya dorongan terhadap green financing. Penelitian ini dilatarbelakangi dari pemahaman bahwa perusahaan dengan skor ESG yang tinggi dipersepsikan lebih dipercaya oleh investor maupun kreditor sehingga memiliki kendala keuangan yang lebih rendah. Agency Theory, Stakeholder Theory, dan Signalling Theory digunakan sebagai dasar teoritis untuk menjelaskan bahwa penguatan ESG dapat mengurangi asimetri informasi dan meningkatkan kepercayaan stakeholder. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Refinitiv Eikon dan laporan keuangan perusahaan, dengan variabel utama meliputi kinerja ESG, kinerja pilar ESG, kendala keuangan yang diukur menggunakan Kaplan-Zingales Index (KZ Index), serta persentase kepemilikan investor institusional. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Generalized Least Square (GLS), serta uji mediasi berdasarkan metode Baron & Kenny (1986) dan menggunakan Sobel Test untuk mengonfirmasi secara statistik hasil metode Baron & Kenny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG secara agregat berpengaruh negatif signifikan terhadap kendala keuangan, yang berarti bahwa perusahaan dengan kinerja ESG yang baik cenderung mengalami kendala keuangan yang lebih rendah. Ketiga kinerja pilar ESG secara individual memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap kendala keuangan. Sedangkan kepemilikan investor institusional dalam penelitian ini tidak terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara kinerja ESG maupun kinerja pilar ESG terhadap kendala keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap literatur mengenai kinerja ESG dan kendala keuangan. Secara praktis, temuan ini dapat mendorong perusahaan untuk lebih aktif meningkatkan kualitas pengungkapan dan kinerja ESG sebagai strategi untuk memperkuat reputasi, meningkatkan kepercayaan investor, dan mengurangi kendala keuangan.
setelah diterapkannya regulasi seperti POJK No. 51/2017 dan meningkatnya dorongan terhadap green financing. Penelitian ini dilatarbelakangi dari pemahaman bahwa perusahaan dengan skor ESG yang tinggi dipersepsikan lebih dipercaya oleh investor maupun kreditor sehingga memiliki kendala keuangan yang lebih rendah. Agency Theory, Stakeholder Theory, dan Signalling Theory digunakan sebagai dasar teoritis untuk menjelaskan bahwa penguatan ESG dapat mengurangi asimetri informasi dan meningkatkan kepercayaan stakeholder. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Refinitiv Eikon dan laporan keuangan perusahaan, dengan variabel utama meliputi kinerja ESG, kinerja pilar ESG, kendala keuangan yang diukur menggunakan Kaplan-Zingales Index (KZ Index), serta persentase kepemilikan investor institusional. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Generalized Least Square (GLS), serta uji mediasi berdasarkan metode Baron & Kenny (1986) dan menggunakan Sobel Test untuk mengonfirmasi secara statistik hasil metode Baron & Kenny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG secara agregat berpengaruh negatif signifikan terhadap kendala keuangan, yang berarti bahwa perusahaan dengan kinerja ESG yang baik cenderung mengalami kendala keuangan yang lebih rendah. Ketiga kinerja pilar ESG secara individual memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap kendala keuangan. Sedangkan kepemilikan investor institusional dalam penelitian ini tidak terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara kinerja ESG maupun kinerja pilar ESG terhadap kendala keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap literatur mengenai kinerja ESG dan kendala keuangan. Secara praktis, temuan ini dapat mendorong perusahaan untuk lebih aktif meningkatkan kualitas pengungkapan dan kinerja ESG sebagai strategi untuk memperkuat reputasi, meningkatkan kepercayaan investor, dan mengurangi kendala keuangan.
Detail Information
- Publisher
- Jakarta : Program Ekstensi FEBUI., 2025
- Collation
- x, p. : ills. ; 30 cm
- Language
- Indonesia
- Classification
- NONE
- Subject(s)
- Specific Detail Info
- Skripsi
- Statement of Responsibility
- Muhammad Rafi Kambara
Comments
You must be logged in to post a comment