Pengaruh work-life balance dan employee communication terhadap organizational commitment dengan job engagement sebagai variabel mediasi
Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh work–life balance dan employee communication terhadap organizational commitment dengan job engagement sebagai mediator pada pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak di Jakarta. Dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), temuan menunjukkan bahwa work–life balance maupun employee communication secara langsung meningkatkan komitmen organisasi dan, pada saat yang sama, mendorong keterlibatan kerja. Job engagementerbukti memediasi sebagian hubungan tersebut, sehingga efek work–life balance dan organizational commitment terhadap komitmen menjadi lebih kuat ketika pegawai merasa terlibat secara psikologis dalam pekerjaannya. Hasil ini menegaskan pentingnya kebijakan fleksibilitas kerja, sistem komunikasi internal dua-arah, dan program penguatan engagement bagi organisasi publik. Di sisi teoretis, studi ini memperkaya literatur manajemen publik dengan menegaskan peran job engagement sebagai mekanisme pertukaran sosial dalam konteks birokrasi fiskal Indonesia.
Informasi Detail
- Penerbit
- Jakarta : Program Ekstensi FEBUI., 2025
- Deskripsi Fisik
- x, p. : ills. ; 30 cm
- Bahasa
- Indonesia
- Klasifikasi
- NONE
- Subjek
- Info Detail Spesifik
- Skripsi
- Pernyataan Tanggungjawab
- Ibnu Afif
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar