Search Suggestions
Loading...
{{ item.text }}
Search History
{{ tmpObj[key].text }}
Analisis pengaruh sekuritas rupiah Bank Indonesia terhadap arus portofolio investasi asing dan nilai tukar rupiah
Description
Penelitian ini membahas pengaruh Sekuritas Rupiah Bank Indonesia sebagai respon kebijakan moneter Bank Indonesia yang dimulai pada September 2023 untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah. SRBI merupakan sekuritas bank sentral atau sertifikat pengakuan utang yang dikeluarkan oleh BI dalam tenor jangka pendek. Kurun periode 2017-2023 Rupiah mengalami tekanan yang tinggi terhadap Dolar Amerika Serikat (IDR/USD). Mekanisme stabilisasi Rupiah yang dilakukan melalui penerbitan SRBI adalah dengan menyerap arus
portofolio investasi asing yang merupakan arus modal asing yang paling volatile. Penerbitan SRBI menyerap likuiditas pasar yang sangat besar baik dari investor domestik maupun luar negeri yang mencapai Rp877 triliun Rupiah pada Q1-2025. Sampai dengan akhir April 2025 nilai pegangan SRBI oleh asing mencatat sebesar 26% dari total SRBI yang beredar. Menurut International Monetary Fund, World Bank, dan Bank for
International Settlements penggunaan sekuritas bank sentral pada negara emerging markets adalah kebijakan yang unconventional mengingat kerentanan pada kedalaman pasar keuangan yang belum optimal. Penelitian ini menguji secara statistik pengaruh total SRBI beredar berikut lelang SRBI terhadap arus portofolio investasi asing dan volatilitas nilai tukar IDR/USD pada kurun periode 2023-2025. Penelitian ini juga berkontribusi pada literatur intervensi nilai tukar dan penggunaan sekuritas bank sentral serta hubungan arus portofolio investasi asing dengan global push factors pada negara-negara emerging markets.
portofolio investasi asing yang merupakan arus modal asing yang paling volatile. Penerbitan SRBI menyerap likuiditas pasar yang sangat besar baik dari investor domestik maupun luar negeri yang mencapai Rp877 triliun Rupiah pada Q1-2025. Sampai dengan akhir April 2025 nilai pegangan SRBI oleh asing mencatat sebesar 26% dari total SRBI yang beredar. Menurut International Monetary Fund, World Bank, dan Bank for
International Settlements penggunaan sekuritas bank sentral pada negara emerging markets adalah kebijakan yang unconventional mengingat kerentanan pada kedalaman pasar keuangan yang belum optimal. Penelitian ini menguji secara statistik pengaruh total SRBI beredar berikut lelang SRBI terhadap arus portofolio investasi asing dan volatilitas nilai tukar IDR/USD pada kurun periode 2023-2025. Penelitian ini juga berkontribusi pada literatur intervensi nilai tukar dan penggunaan sekuritas bank sentral serta hubungan arus portofolio investasi asing dengan global push factors pada negara-negara emerging markets.
Detail Information
- Publisher
- Jakarta : Program Ekstensi FEBUI., 2025
- Collation
- x, p. : ills. ; 30 cm
- Language
- Indonesia
- Classification
- NONE
- Subject(s)
- Statement of Responsibility
- Sam Wahyudi Junaib
Comments
You must be logged in to post a comment