Search Suggestions
Loading...
{{ item.text }}
Search History
{{ tmpObj[key].text }}
Analisis pengaruh perceived value terhadap willingness to pay pada pelanggan PDAM Tirta Asasta
Description
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan teknis dan fungsional, serta persepsi harga relatif terhadap persepsi nilai dan kesediaan membayar (willingness to pay) layanan air bersih PDAM di Kota Depok. Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya cakupan layanan PDAM dan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap air tanah, meskipun kualitas dan ketersediaannya terus menurun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 166 responden pengguna aktif PDAM Tirta Asasta Kota Depok selama minimal dua tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan data dianalisis menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui software SmartPLS 4. Variabel independen yang diuji
adalah Functional Service Quality (FSQ), Technical Service Quality (TSQ), dan Relative Price of Service (RPS); sedangkan variabel mediasi adalah Customer Perceived Value (CPV), dan variabel dependen adalah Willingness to Pay (WTP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa TSQ memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap CPV, sementara FSQ dan RPS tidak memiliki pengaruh signifikan. CPV terbukti memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap WTP, sementara TSQ dan FSQ tidak secara langsung memengaruhi WTP. RPS juga terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap WTP. Selain itu, faktor sosio-ekonomi seperti pendapatan bulanan, tingkat pendidikan, dan jumlah anggota keluarga tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap willingness to pay. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas teknis layanan berpotensi meningkatkan persepsi nilai pelanggan, yang pada gilirannya dapat mendorong kesediaan mereka untuk membayar lebih tinggi. Oleh karena itu, PDAM Tirta Asasta disarankan untuk berfokus pada peningkatan aspek teknis seperti kontinuitas layanan dan perawatan infrastruktur, serta membangun persepsi nilai yang kuat melalui pendekatan berbasis teknologi dan transparansi informasi layanan.
adalah Functional Service Quality (FSQ), Technical Service Quality (TSQ), dan Relative Price of Service (RPS); sedangkan variabel mediasi adalah Customer Perceived Value (CPV), dan variabel dependen adalah Willingness to Pay (WTP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa TSQ memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap CPV, sementara FSQ dan RPS tidak memiliki pengaruh signifikan. CPV terbukti memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap WTP, sementara TSQ dan FSQ tidak secara langsung memengaruhi WTP. RPS juga terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap WTP. Selain itu, faktor sosio-ekonomi seperti pendapatan bulanan, tingkat pendidikan, dan jumlah anggota keluarga tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap willingness to pay. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas teknis layanan berpotensi meningkatkan persepsi nilai pelanggan, yang pada gilirannya dapat mendorong kesediaan mereka untuk membayar lebih tinggi. Oleh karena itu, PDAM Tirta Asasta disarankan untuk berfokus pada peningkatan aspek teknis seperti kontinuitas layanan dan perawatan infrastruktur, serta membangun persepsi nilai yang kuat melalui pendekatan berbasis teknologi dan transparansi informasi layanan.
Detail Information
- Publisher
- Jakarta : Program Ekstensi FEBUI., 2025
- Collation
- x, p. : ills. ; 30 cm
- Language
- Indonesia
- Classification
- NONE
- Subject(s)
- Statement of Responsibility
- Umar Abdurrahman Al Kayyis
Comments
You must be logged in to post a comment