Search Suggestions
Loading...
{{ item.text }}
Search History
{{ tmpObj[key].text }}
Evaluasi pelaksanaan anggaran berbasis kinerja berdasarkan standar penilaian indikator kinerja pelaksanaan anggaran : studi kasus pada badan kependudukan dan keluarga berencana nasional (BKKBN)
Description
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penganggaran
berbasis kinerja (PBK) berdasarkan standar indikator kinerja pelaksanaan anggaran
(IKPA) dan memberikan rekomendasi strategi dalam meningkatkan nilai
pelaksanaan anggaran berbasis kinerja berdasarkan standar indikator kinerja
pelaksanaan anggaran pada Satker X Badan Kependudukan dan Keluarga
Berencana Nasional (BKKBN). Evaluasi dilakukan dengan mengumpulkan data
terkait komponen penilaian dari 8 (delapan) indikator IKPA yang tidak terpenuhi
dengan maksimal. Setelah itu, peneliti menganalisis penyebab dari tidak
maksimalnya pelaksanaan anggaran pada komponen terkait dengan melakukan
wawancara mendalam terhadap narasumber. Hasil penelitian menunjukkan ada
inkonsistensi dalam penerapan PBK dilihat dari aspek kualitas perencanaan
anggaran. Di mana revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sudah
dijalankan dengan sangat baik, namun eksekusi pelaksanaan anggaran belum
mengacu pada Rencana Penarikan Dana (RPD). Aspek kualitas pelaksanaan
anggaran belum optimal namun capaian serapan anggaran mampu mencapai
seluruh output yang telah ditentukan dalam Rencana Strategis (Renstra) Unit Kerja
Eselon I Satker X, yang artinya pemanfaatan anggaran sudah baik dan penerapan
PBK Satker X BKKBN di tahun 2023 sudah efisien. Aspek kualitas hasil
pelaksanaan anggaran sudah mencapai nilai optimal namun dengan capaian
outcome yang belum optimal, penerapan PBK pada Satker X BKKBN di tahun
2023 dinilai belum efektif. Penelitian juga memberikan beberapa rekomendasi
untuk meningkatkan pencapaian nilai IKPA pada Satker X BKKBN.
berbasis kinerja (PBK) berdasarkan standar indikator kinerja pelaksanaan anggaran
(IKPA) dan memberikan rekomendasi strategi dalam meningkatkan nilai
pelaksanaan anggaran berbasis kinerja berdasarkan standar indikator kinerja
pelaksanaan anggaran pada Satker X Badan Kependudukan dan Keluarga
Berencana Nasional (BKKBN). Evaluasi dilakukan dengan mengumpulkan data
terkait komponen penilaian dari 8 (delapan) indikator IKPA yang tidak terpenuhi
dengan maksimal. Setelah itu, peneliti menganalisis penyebab dari tidak
maksimalnya pelaksanaan anggaran pada komponen terkait dengan melakukan
wawancara mendalam terhadap narasumber. Hasil penelitian menunjukkan ada
inkonsistensi dalam penerapan PBK dilihat dari aspek kualitas perencanaan
anggaran. Di mana revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sudah
dijalankan dengan sangat baik, namun eksekusi pelaksanaan anggaran belum
mengacu pada Rencana Penarikan Dana (RPD). Aspek kualitas pelaksanaan
anggaran belum optimal namun capaian serapan anggaran mampu mencapai
seluruh output yang telah ditentukan dalam Rencana Strategis (Renstra) Unit Kerja
Eselon I Satker X, yang artinya pemanfaatan anggaran sudah baik dan penerapan
PBK Satker X BKKBN di tahun 2023 sudah efisien. Aspek kualitas hasil
pelaksanaan anggaran sudah mencapai nilai optimal namun dengan capaian
outcome yang belum optimal, penerapan PBK pada Satker X BKKBN di tahun
2023 dinilai belum efektif. Penelitian juga memberikan beberapa rekomendasi
untuk meningkatkan pencapaian nilai IKPA pada Satker X BKKBN.
Detail Information
- Publisher
- Jakarta : Program Ekstensi FEBUI., 2025
- Collation
- x, p. : ills. ; 30 cm
- Language
- Indonesia
- Classification
- NONE
- Subject(s)
- Statement of Responsibility
- Reni Safitri
Comments
You must be logged in to post a comment