Search Suggestions
Loading...
{{ item.text }}
Search History
{{ tmpObj[key].text }}
Examining tax compliance through the slippery slope framework and the moderating role of covid-19 in low-and middle -income countries (LMICs)
Deskripsi
Penelitian ini menguji kepatuhan pajak (tax compliance) dengan menganalisis peran
kepercayaan kepada otoritas (trust) dan kekuatan otoritas (power), serta pandemi COVID-19 sebagai faktor moderasi di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah (LMICs). Penelitian ini dilakukan terhadap 230 data observasi dari 46 negara selama periode 2018 hingga 2022. Analisis regresi dilakukan menggunakan Panel Corrected Standard Errors (PCSE) untuk menilai hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan kepada otoritas dan kekuatan otoritas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak. Penelitian ini juga menemukan bahwa pandemi COVID-19 memiliki efek moderasi yang signifikan, melemahkan hubungan antara kepercayaan kepada otoritas dan kepatuhan pajak, tetapi memperkuat hubungan antara kekuatan otoritas dan kepatuhan pajak. Menariknya, penelitian ini menemukan interaksi antara kepercayaan terhadap otoritas dan kekuatan otoritas secara simultan justru memiliki efek negatif yang signifikan terhadap kepatuhan pajak. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pajak yang seimbang, menunjukan bahwa ketergantungan yang berlebihan terhadap penegakan
hukum dapat memicu reaksi negatif dan resistensi, yang mengurangi motivasi intrinsik wajib pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakan.
kepercayaan kepada otoritas (trust) dan kekuatan otoritas (power), serta pandemi COVID-19 sebagai faktor moderasi di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah (LMICs). Penelitian ini dilakukan terhadap 230 data observasi dari 46 negara selama periode 2018 hingga 2022. Analisis regresi dilakukan menggunakan Panel Corrected Standard Errors (PCSE) untuk menilai hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan kepada otoritas dan kekuatan otoritas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak. Penelitian ini juga menemukan bahwa pandemi COVID-19 memiliki efek moderasi yang signifikan, melemahkan hubungan antara kepercayaan kepada otoritas dan kepatuhan pajak, tetapi memperkuat hubungan antara kekuatan otoritas dan kepatuhan pajak. Menariknya, penelitian ini menemukan interaksi antara kepercayaan terhadap otoritas dan kekuatan otoritas secara simultan justru memiliki efek negatif yang signifikan terhadap kepatuhan pajak. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pajak yang seimbang, menunjukan bahwa ketergantungan yang berlebihan terhadap penegakan
hukum dapat memicu reaksi negatif dan resistensi, yang mengurangi motivasi intrinsik wajib pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakan.
Informasi Detail
- Penerbit
- Jakarta : Program Ekstensi FEBUI., 2024
- Deskripsi Fisik
- x, p. : ills. ; 30 cm
- Bahasa
- Indonesia
- Klasifikasi
- NONE
- Subjek
- Pernyataan Tanggungjawab
- Farhan Ali Bachtar
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar