Search Suggestions
Loading...
{{ item.text }}
Search History
{{ tmpObj[key].text }}
Hubungan pengungkapan tujuan penggunaan dana IPO dengan underpricing : pengaruh moderasi retensi kepemilikan
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengungkapan tujuan
penggunaan dana Initial Public Offering (IPO) dengan underpricing serta pengaruh
moderasi retensi kepemilikan. Menggunakan sampel 214 perusahaan yang melakukan
IPO di Bursa Efek Indonesia periode Januari 2021 hingga Juni 2024, penelitian menemukan bahwa pengungkapan penggunaan dana kategori growth investments untuk riset dan pengembangan (RND), production investments untuk belanja modal (CAPEX), dan financing transactions untuk Modal Kerja (WCP) memiliki hubungan positif
signifikan dengan underpricing, sedangkan penggunaan dana kategori financing
transaction berupa pembayaran utang (REPAY) menunjukkan hubungan positif namun
tidak signifikan. Selanjutnya, penelitian mengidentifikasi bahwa retensi kepemilikan
memiliki peran moderasi signifikan pada hubungan antara penggunaan dana untuk RND dan underpricing, yaitu tingkat retensi kepemilikan tinggi memperlemah hubungan
negatif antara penggunaan dana untuk RND dan underpricing, memperkuat sinyal positif terhadap prospek perusahaan. Namun, retensi kepemilikan tidak menunjukkan efek moderasi signifikan pada penggunaan dana lainnya, seperti CAPEX, WCP, dan REPAY. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan tambahan bagi pembaca dan para pelaku pasar dalam memahami pengaruh pengungkapan penggunaan dana IPO dengan underpricing dan implikasinya terhadap strategi pasar.
penggunaan dana Initial Public Offering (IPO) dengan underpricing serta pengaruh
moderasi retensi kepemilikan. Menggunakan sampel 214 perusahaan yang melakukan
IPO di Bursa Efek Indonesia periode Januari 2021 hingga Juni 2024, penelitian menemukan bahwa pengungkapan penggunaan dana kategori growth investments untuk riset dan pengembangan (RND), production investments untuk belanja modal (CAPEX), dan financing transactions untuk Modal Kerja (WCP) memiliki hubungan positif
signifikan dengan underpricing, sedangkan penggunaan dana kategori financing
transaction berupa pembayaran utang (REPAY) menunjukkan hubungan positif namun
tidak signifikan. Selanjutnya, penelitian mengidentifikasi bahwa retensi kepemilikan
memiliki peran moderasi signifikan pada hubungan antara penggunaan dana untuk RND dan underpricing, yaitu tingkat retensi kepemilikan tinggi memperlemah hubungan
negatif antara penggunaan dana untuk RND dan underpricing, memperkuat sinyal positif terhadap prospek perusahaan. Namun, retensi kepemilikan tidak menunjukkan efek moderasi signifikan pada penggunaan dana lainnya, seperti CAPEX, WCP, dan REPAY. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan tambahan bagi pembaca dan para pelaku pasar dalam memahami pengaruh pengungkapan penggunaan dana IPO dengan underpricing dan implikasinya terhadap strategi pasar.
Informasi Detail
- Penerbit
- Jakarta : Program Ekstensi FEBUI., 2024
- Deskripsi Fisik
- x, p. : ills. ; 30 cm
- Bahasa
- Indonesia
- Klasifikasi
- NONE
- Subjek
- Pernyataan Tanggungjawab
- Irfan Anshari
Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar